Karawang, 3 Oktober 2026 — Universitas Muhammadiyah Bekasi Karawang (UMBK) menyelenggarakan Masa Ta’aruf Mahasiswa (Mastama) Tahun Akademik 2026/2027 pada Sabtu, 3 Oktober 2026. Bertempat di Aula Kampus UMBK Karawang, kegiatan ini menjadi momentum istimewa sekaligus bersejarah karena untuk pertama kalinya Mastama dilaksanakan di kampus baru UMBK Karawang pasca perubahan bentuk perguruan tinggi dan pembangunan kampus baru di Kabupaten Karawang.

Mengusung tema “Bertumbuh dengan Ilmu, Berdaya untuk Berguna, Berdampak bagi Semesta”, Mastama 2026 diikuti oleh 250 lebih mahasiswa baru. Kegiatan ini menjadi gerbang awal bagi para mahasiswa untuk mengenal lebih dekat lingkungan akademik, kehidupan kemahasiswaan, nilai-nilai ke-Muhammadiyahan, serta membangun semangat untuk menjadi generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mampu memberikan manfaat dan kontribusi nyata bagi masyarakat.
Pembukaan Mastama 2026 dihadiri sekaligus diresmikan secara langsung oleh Wakil Bupati Karawang, H. Maslani. Kehadiran Wakil Bupati Karawang menjadi bagian penting dalam momentum bersejarah tersebut sekaligus menunjukkan perhatian Pemerintah Kabupaten Karawang terhadap pengembangan pendidikan tinggi dan peningkatan kualitas sumber daya manusia di daerah.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Badan Pembina Harian (BPH), Prof. Dr. Hj. Masyitoh Chusnan, M.Ag., beserta jajaran; Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Karawang, H. Bambang Maryono, ST., MM. Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Bekasi, Drs. H. Zahrul Hadiprabowo, CIRB. Rektor UMBK Dr. H. Jaenudin, S.Ag., M.Pd. beserta para Wakil Rektor dan jajaran para Dekan dan Ketua Program Studi ; serta dosen, staf, panitia dan sivitas akademika UMBK.

UMBK dan Tantangan SDM Unggul di Karawang
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Karawang, H. Maslani, menekankan pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia seiring dengan perkembangan Kabupaten Karawang yang kini tidak hanya dikenal sebagai salah satu lumbung padi nasional, tetapi juga telah berkembang menjadi kawasan industri berskala besar.
Perkembangan industri di Karawang menghadirkan peluang sekaligus tantangan. Keberadaan perusahaan nasional hingga multinasional membuka peluang investasi dan lapangan kerja, namun pada saat yang sama menghadirkan kompetisi global yang menuntut kesiapan sumber daya manusia.

Dalam konteks tersebut, Wakil Bupati berharap putra-putri Karawang tidak hanya menjadi penonton dari perkembangan industri yang berlangsung di daerahnya, tetapi mampu mengambil peran sebagai *pelaku, penggerak, dan pemimpin*.
*“Kita harus menjadi pelaku, penggerak, dan pemimpin di kawasan industri ini. Dan kuncinya hanya satu: sumber daya manusia yang unggul,”* demikian salah satu pesan yang disampaikan dalam sambutannya.
H. Maslani juga menyampaikan apresiasi terhadap kehadiran kampus baru UMBK di Karawang. Menurutnya, kehadiran UMBK menjadi angin segar sekaligus mitra strategis bagi Pemerintah Kabupaten Karawang dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan dan sumber daya manusia.
Ia berharap UMBK tidak hanya menjadi tempat berlangsungnya proses transfer ilmu pengetahuan, tetapi juga mampu menjadi *“kawah candradimuka”* yang melahirkan lulusan dengan kemampuan yang utuh: memiliki kecerdasan intelektual, mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan industri, serta memiliki fondasi akhlakul karimah yang kuat.
“Kuliah Hemat, Karir Hebat”, Komitmen UMBK Menyiapkan Generasi Masa Depan
Sejalan dengan harapan tersebut, *Rektor Universitas Muhammadiyah Bekasi Karawang, Dr. H. Jaenudin, S.Ag., M.Pd.*, menegaskan komitmen UMBK dalam menghadirkan pendidikan tinggi yang dapat diakses masyarakat sekaligus memiliki orientasi terhadap masa depan karier mahasiswa.
Semangat tersebut terangkum dalam slogan UMBK, *“Kuliah Hemat, Karir Hebat.”*

Slogan tersebut menjadi bagian dari semangat UMBK untuk memberikan kesempatan kepada generasi muda memperoleh pendidikan tinggi dengan biaya yang terjangkau, tanpa mengesampingkan kualitas pembelajaran dan pengembangan kompetensi mahasiswa.
“Kuliah Hemat, Karir Hebat” juga mencerminkan pandangan bahwa pendidikan tinggi merupakan investasi penting bagi masa depan. Mahasiswa tidak hanya diarahkan untuk memperoleh ijazah, tetapi juga dibekali ilmu pengetahuan, keterampilan, pengalaman organisasi, kemampuan beradaptasi, serta kompetensi yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan industri.
Dalam konteks Karawang sebagai salah satu kawasan industri yang terus berkembang, UMBK memiliki peluang sekaligus tanggung jawab untuk menyiapkan lulusan yang mampu menjawab kebutuhan tersebut. Kehadiran kampus baru di Karawang diharapkan semakin mendekatkan akses pendidikan tinggi kepada masyarakat sekaligus membuka ruang yang lebih luas bagi lahirnya sumber daya manusia unggul dari daerah.
Semangat *“Kuliah Hemat, Karir Hebat”* dengan demikian menjadi salah satu pesan penting kepada mahasiswa baru bahwa perjalanan di perguruan tinggi harus dipandang sebagai proses mempersiapkan masa depan. Ilmu yang diperoleh selama kuliah perlu dikembangkan menjadi kompetensi dan karya yang dapat memberikan nilai tambah bagi diri sendiri, masyarakat, dunia kerja, dan lingkungan sekitar.
### Mastama sebagai Gerbang Perubahan Mahasiswa
Pesan khusus juga disampaikan kepada 250 mahasiswa baru yang mengikuti Mastama 2026. H. Maslani mengingatkan bahwa Mastama bukan sekadar kegiatan pengenalan kampus, dosen, maupun lingkungan akademik, tetapi merupakan momentum penting dalam perubahan pola pikir dan tanggung jawab seorang mahasiswa.
Memasuki dunia perguruan tinggi, mahasiswa dituntut untuk memiliki kemandirian dan tanggung jawab moral yang lebih besar. Karena itu, mahasiswa baru UMBK didorong untuk memanfaatkan masa perkuliahan sebagai ruang untuk mengeksplorasi potensi diri, membangun jejaring, mengembangkan kemampuan kepemimpinan, aktif dalam organisasi, serta berani berinovasi.
Para mahasiswa juga diharapkan mempersiapkan diri untuk menjadi bagian dari estafet kepemimpinan, baik di Kabupaten Karawang maupun dalam lingkup yang lebih luas di tingkat nasional.
Pesan tersebut selaras dengan tema Mastama 2026, *“Bertumbuh dengan Ilmu, Berdaya untuk Berguna, Berdampak bagi Semesta.”* Tema ini menjadi pengingat bahwa pendidikan tidak berhenti pada pencapaian akademik semata. Ilmu yang diperoleh di bangku kuliah diharapkan mampu membentuk mahasiswa menjadi pribadi yang berdaya, memiliki kompetensi, serta mampu menghadirkan manfaat bagi lingkungan dan masyarakat.
Menorehkan Sejarah di Kampus Baru UMBK Karawang

Bagi UMBK, pelaksanaan Mastama tahun ini memiliki arti yang sangat penting. Selain menjadi agenda penyambutan mahasiswa baru, kegiatan tersebut menjadi *catatan sejarah baru dalam perjalanan UMBK*, karena untuk pertama kalinya Mastama dilaksanakan di Kampus UMBK Karawang setelah perubahan bentuk perguruan tinggi dan pembangunan kampus baru.
Hadirnya 250 mahasiswa baru di kampus tersebut menjadi simbol dimulainya babak baru perjalanan pendidikan UMBK di Karawang. Kampus baru diharapkan tidak hanya menjadi tempat berlangsungnya kegiatan akademik, tetapi juga menjadi ruang tumbuh bagi generasi muda untuk mengembangkan ilmu pengetahuan, kreativitas, kepemimpinan, karakter, dan kepedulian sosial.
Kehadiran kampus UMBK di Karawang juga memperkuat posisi perguruan tinggi sebagai bagian dari ekosistem pembangunan daerah. Dengan dukungan pemerintah daerah, persyarikatan Muhammadiyah, pimpinan universitas, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, dan seluruh sivitas akademika, UMBK diharapkan dapat terus berkontribusi dalam mencetak sumber daya manusia yang mampu bersaing dan memberikan manfaat di tengah perkembangan Karawang sebagai kawasan industri.
Momentum Mastama 2026 sekaligus menjadi titik awal bagi para mahasiswa baru untuk menjadi bagian dari keluarga besar UMBK. Mereka diharapkan mampu menjalani proses pendidikan dengan semangat belajar, membangun kolaborasi, mengembangkan potensi diri, serta mempersiapkan kompetensi untuk menghadapi dunia kerja dan kehidupan bermasyarakat.
Dengan semangat *“Bertumbuh dengan Ilmu, Berdaya untuk Berguna, Berdampak bagi Semesta”* dan spirit *“Kuliah Hemat, Karir Hebat,”* Mastama 2026 UMBK Karawang menjadi lebih dari sekadar seremoni penyambutan mahasiswa baru. Kegiatan ini menjadi simbol dimulainya perjalanan 250 generasi muda dalam menapaki dunia akademik sekaligus menjadi bagian dari sejarah baru Universitas Muhammadiyah Bekasi Karawang di Kabupaten Karawang.
Kampus baru, semangat baru, ilmu yang bertumbuh, karier yang hebat, dan generasi baru yang siap berguna serta memberikan dampak bagi semesta.





